Tuesday, August 10, 2010

Kasih Itu Sabar



Kasih Itu Sabar

Banyak terjemahan modern menyertakan ayat ini, "Kasih itu sabar ...." Secara teknis, hal itu benar. Sayangnya, banyak orang modern tidak memiliki pandangan yang sama tentang kesabaran seperti orang-orang zaman dulu. Kita mengartikan sabar itu seperti mengantri selama lima menit tanpa meneriaki orang lain. Namun, tidak demikian dengan makna kata sabar dalam bahasa Yunani. Sabar bukan berarti kemampuan untuk menunggu sesuatu terjadi. Kata sabar dalam bahasa Yunani adalah "makrothumia" yang secara harafiah berarti `panjang/lama` (makro), dan `menderita` (thumia). Jadi, kesabaran berarti memikul penderitaan dalam jangka waktu yang lama dan bertahan menghadapi kelakuan orang lain yang mungkin bertentangan dengan kita.
Jika kita ingin mengasihi dengan kasih Tuhan, kita harus memulainya dengan kesabaran. Ada dua bagian dalam kesabaran tersebut. Bersabar terhadap penderitaan yang disebabkan oleh orang lain dan bersabar dalam menanggung penderitaan bersama orang lain.
Banyak orang, termasuk orang Kristen, sepertinya bangga jika mereka mudah marah. Terdapat beberapa kalimat dalam masyarakat seperti, "Aku tidak mau dikritik", "Hei, seseorang mengkritikku, tapi itu semua hanyalah masa lalu", "Aku tidak marah, aku akan membalasnya". Bahkan banyak orang Kristen tertawa dan berkata, "Aku rasa aku berhasil melukainya."
Semua itu bukanlah sifat Guru kita yang dikenal sebagai Penebus dosa. Dia sabar saat dikritik, dihina, dipukul, dicambuk, disalib, bahkan di masa-masa terakhirnya pun masih berkata, "Bapa ampuni mereka." Itu adalah penderitaan yang panjang. "Tentu saja," kata Anda, "Karena Dia Yesus, Anak Allah." Jika kita adalah orang Kristen, kita seharusnya menjadi anak-anak Allah. Tapi mari kita lewatkan hal itu dulu. Mari kita lihat Stefanus yang meminta Allah mengampuni orang-orang yang melemparinya dengan batu. Lihat juga Paulus, dia dipukuli, dilempari batu, dicambuk seperti Yesus, dan dijebloskan ke penjara. Di penjara, dia menulis kata-kata yang sedang kita pelajari ini. Apakah Tuhan mengindahkan seseorang? Jika Dia mampu memberi Stefanus dan Paulus kasih yang cukup untuk memikul hinaan, siksa, dan kematian, tidak bisakah Dia membantu kita mengasihi rekan kerja yang mencoba menjelek-jelekkan kita di depan atasan?
Tapi ada makna lain di balik penderitaan panjang yang baru saja saya pelajari dari Tuhan. Kita tidak hanya bersabar terhadap derita yang diakibatkan oleh orang lain, tapi kasih juga memanggil kita untuk menderita bersama orang lain. Pikirkan keluarga Anda. Saat anak atau pasangan, saudara, ayah atau ibu Anda sedang sakit atau dalam kesulitan, apakah Anda tidak merasakan penderitaan yang mereka alami itu seolah-olah adalah penderitaan Anda sendiri? Jadi, kita harus ikut merasakan penderitaan keluarga gereja dan orang-orang yang dekat dengan kita. Seberapa sering kita mendengar rekan kerja atau teman gereja berkata seperti, "Saya ada janji bertemu dokter besok dan saya sangat khawatir." Apakah kita menanggapinya dengan berkata, "Sayang sekali. Aku akan mendoakanmu"? Apa kita benar-benar berdoa? Saat kita berdoa, apakah kita merasakan sesuatu? Apakah kita menawarkan bantuan seperti mengantar ke dokter, berbelanja, atau membawakan makanan? Kita memiliki banyak alasan untuk tidak melakukan semua itu. "Aku benar-benar tidak mempunyai waktu. Aku harus bekerja, mengurus keluarga ...." Tapi apakah kita punya waktu untuk menonton acara favorit kita di TV? Apakah kita mempunyai cukup waktu untuk komunitas, olahraga, atau hobi kita? Semuanya itu baik, tapi jika kita mempunyai waktu untuk semua itu, mengapa kita tidak mempunyai waktu bagi orang yang membutuhkan? Mengapa? Itu karena kita tidak merasakan penderitaan mereka.
Kasih itu adalah perbuatan. Perbuatan itu bisa dalam bentuk penderitaan panjang, memaafkan, dan memberikan bantuan. Jika semua itu belum dilakukan, kita harus terus berjuang mendapatkan kesabaran sejati.
Pertanyaan:
  1. 1 Korintus 12:31
    1. Apakah cara yang lebih luar biasa yang dikatakan oleh Paulus?
    2. Mengapa cara itu lebih luar biasa daripada karunia Roh?
  2. 1Korintus 13:1-3
    1. Seberapa pentingkah karunia Roh Kudus dibandingkan dengan kasih?
    2. Apa yang akan terjadi jika seseorang hidup dalam karunia Roh, tapi dia tidak mempunyai kasih?
  3. 3Yohanes 4:7-8
    1. Bagaimana kita tahu kita "lahir dari Allah"?
    2. Bagaimana jika kita tidak mempunyai kasih? Apa yang dikatakan ayat ini tentang kekristenan kita?
  4. Efesus 4:1-3
    1. Apakah "pekerjaan" atau "panggilan" yang diberikan kepada kita? (Yohanes 13:34-36)
    2. Apakah arti "saling sabar satu sama lain dalam kasih"?
    3. Bagaimana penderitaan panjang bisa menghasilkan "kesatuan roh"?
  5. Ibrani 5:7-9
    1. Bagaimana Kristus belajar taat?
    2. Apakah hasil dari ketaatan itu?
  6. Galatia 6:2
    1. Bagaimana kita memenuhi hukum Kristus?
    2. Apakah pernah ada seseorang yang membantu memikul beban hidup Anda? Ceritakan. (t/Dian)

Monday, August 9, 2010

Tuhan melepaskan saya dari ikatan Rokok



Kesaksian ini juga saya tulis di website gereja CCA Medan

Awal keterikatan pada rokok.

Saya adalah seorang laki-laki yang pernah dibelenggu oleh ikatan Rokok selama lebih kurang sembilan Tahun. Awal mula kebiasaan merokok muncul adalah akibat dari pergaulan yang kurang baik. Kebiasaan merokok ini muncul ketika saya menginjakkan bangku kuliah di pertengahan tahun 1993. Kebiasaan berkumpul, bercengkrama dengan orang-orang yang mengisap rokok membuat saya suatu ketika ingin mencoba bagaimana rasanya merokok. Jadi benarlah apa yang tertulis dalam 1 Kor 15 : 33 : ”Pergaulan yang buruk merusakkan kebiasaan yang baik”.
Saat pertama sekali mengisap rokok memang terasa pahit bahkan membuat kepala terasa pusing dan denyut-denyut. Namun disamping hal itu ada imajinasi yang muncul yang susah saya ceritakan yang membuat saya merasa jantan dan bangga akan penampilan saya, hal ini tentunya membuat saya ingin terus mencobanya. Sekarang saya menyadari bahwa perasaan itu datangnya dari Iblis yang sedang mencoba untuk menjerat dan mengikat kita. Hal ini juga pernah dialami oleh Tuhan Yesus tatkala Dia dicobai oleh Iblis. Iblis menunjukkan keindahan dunia ini kepada Tuhan Yesus, namun Tuhan Yesus tahu bahwa iblis sedang mencoba untuk menipu Dia (Mat.4:8).
Saya pikir itulah yang saya alami pada saat saat pertama saya merokok.Iblis sedang menunjukkan imajinasi-imajinasi indah, namun pada waktu itu saya tidak tahu bahwa itu tipuan iblis dan saya kalah. Lama kelamaan rokok sudah menjadi kebutuhan pokok saya bahkan saya menjadi terikat begitu kuat. Tanpa rokok saya tidak akan merasa nyaman. Rokok lebih penting dari pada makanan, lebih baik tidak makan dari pada tidak merokok. Iblis menang dengan caranya yang curang. Dia telah menipu saya. Sekarang saya menyadari bahwa kekalahan saya waktu itu karena saya sama sekali tidak mempunyai pengetahuan dan pengalaman tentang firman Tuhan dan tidak mengetahui gerakan-gerakan dan cara kerja Iblis. Persis seperti apa yang tercatat dalam Mazmur 19:8 : “Taurat TUHAN itu sempurna, menyegarkan jiwa; peraturan TUHAN itu teguh, memberikan hikmat kepada orang yang tak berpengalaman”. Dari ayat ini saya mengambil kesimpulan jika kita rajin membaca dan merenungkan firman Tuhan, kita akan terhindar dari jerat dan tipu daya si Iblis.


Apa yang diinginkan Iblis Jika kita terikat dengan rokok?

1. Menghancuran dan membunuh kita.
Yoh 10:10 Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.
Iblis ingin mencuri hidup kita dari Tuhan, bukan hanya itu bahkan ia pun ingin membunuh kita perlahan-lahan.

Iblis telah mencuri hidup adam dan hawa dengan membujuk hawa untuk memakan buah pengetahuan tentang yang baik dan jahat (Kej 3 :4-5), demikianlah ia juga ingin mencuri hidup kita bahkan membunuh secara perlahan dengan menawarkan rokok. Terbukti secara medis rokok dapat menyebabkan penyakit yang membawa kepada kematian yaitu jantung dan kanker.

Maz 107:17-18. Ada orang-orang menjadi sakit oleh sebab kelakuan mereka yang berdosa, dan disiksa oleh sebab kesalahan-kesalahan mereka; mereka muak terhadap segala makanan dan mereka sudah sampai pada pintu gerbang maut.

Memang benar, pada saat masih terikat dengan rokok tubuh saya mudah dilanda sakit penyakit. Bahkan tubuh saya sangat kurus. Berat badan saya hanya mencapai 49 Kg sementara tinggi badan saya 170 cm. Tapi syukurlah pada Tuhan, Dia melepaskan saya sebelum saya mengalami ketiga penyakit yang saya sebut diatas.




2. Mencegah Roh Allah berdiam dalam hidup kita.

1Kor 3:16. Tidak tahukah kamu, bahwa kamu adalah bait Allah dan bahwa Roh Allah diam di dalam kamu?
1 Kor 6:19 Atau tidak tahukah kamu, bahwa tubuhmu adalah bait Roh Kudus yang diam di dalam kamu, Roh Kudus yang kamu peroleh dari Allah, --dan bahwa kamu bukan milik kamu sendiri?

Dari ayat diatas diketahui bahwa tubuh kita adalah tempat berdiamnya Roh Kudus. Roh Kudus hanya mau berdiam ditempat yang bersih dengan kata lain tempat kudus. Dengan memasukkan asap rokok berarti kita memasukkan kotoran-kotoran kedalam tubuh kita. Dan hal itu membuat Roh Allah tidak mau masuk dalam hidup kita. Ini berarti bahaya! karena kita hidup tanpa adanya penjagaan dan perlindungan dari Tuhan. Dan siap-siaplah untuk menjadi bulan-bulanan iblis.

Dengan pertolongan Tuhan ikatan Rokok akhirnya Lepas

Sebenarnya sejak tahun 2001, saya dua kali berusaha untuk menghentikan rokok karena pada saat itu saya sedang mendekati seorang wanita yang saya tahu tidak suka melihat pria perokok. Maklumlah wanita itu anak seorang hamba Tuhan. Dan saya melayani bersama-sama dengan dia diperusahaan tempat kami bekerja. Dia bagian koordinator kerohaniaan sementara saya pemain musiknya. Seingat saya, dulu saya pun berdoa untuk berhenti merokok, tapi dua kali berusaha, dua kali pula saya gagal bahkan akhirnya wanita itu pun lepas begitu saja. Intinya, motivasi saya saat itu karena untuk mendapatkan seorang wanita.

Yak 4:3 Atau kamu berdoa juga, tetapi kamu tidak menerima apa-apa, karena kamu salah berdoa, sebab yang kamu minta itu hendak kamu habiskan untuk memuaskan hawa nafsumu.

Pertengahan tahun 2001 saya mulai tekun beribadah kepada Tuhan dan mulai aktip pengajaran firman Tuhan di gereja CCA Medan. Disinilah awal dari keubahan hidup saya. Pengajaran firman membawa perubahan besar dalam hidup saya. Saya senantiasa merasa rindu untuk beribadah. Saya berusaha untuk tidak pernah absen mengikuti jadwal ibadah yang ada. Namun setiap kali ibadah dan setiap kali ada rokok dikantong saya, saya merasa tidak tenang dan merasa bersalah. Sampai dirumah saya mengurung diri dan berdoa mohon ampun kepada Tuhan, bahkan rokok itu saya buang. Tapi iblis terus mengikat saya dan berusaha untuk tidak melepaskan saya dari rokok. Setelah beberapa waktu dimana rasa bersalah itu hilang saya kembali membeli rokok. Dan setiap muncul rasa tidak tenang saya membuangnya lagi. Demikianlah terjadi hingga beberapa waktu.

Awal tahun 2002 saya tidak tahan lagi dengan keadaan seperti itu dan pada suatu malam (saya tidak ingat tanggalnya) saya berdoa dan memohon kepada Tuhan. Sejak malam itu saya terus berdoa untuk berhenti merokok setiap malamnya sebelum tidur sampai saya benar-benar berhenti. Doa saya kira-kira begini : “Tuhan, Engkau tahu, bahwa rokok membuat batin saya tersiksa. Engkau tahu sudah dua kali saya berusaha untuk berhenti namun gagal. Tuhan, tolong saya untuk benci melihat rokok karena saya ingin hidup kudus dihadapanMu”.

Itulah kira-kira potongan doa yang saya ucapkan setiap malam dan hal itu terus berlanjut sampai akhirnya pada suatu hari di bulan Mei tahun 2002 saya putuskan untuk berhenti total. Saya dapat mengambil keputusan itu karena saya tahu bahwa Tuhan sudah memberi saya kekuatan untuk berhenti. Awalnya memang sangat sulit sekali karena iblis selalu mengingatkan kembali kenikmatan-kenikmatan merokok. Tapi puji Tuhan, Tuhan memberi kekuatan kepada saya dan selalu mengingatkan saya firman Tuhan yang berkata begini : Luk 9:23 Kata-Nya kepada mereka semua: "Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya setiap hari dan mengikut Aku.

Firman ini senantiasa mengingatkan saya agar tetap bertahan karena saya mau benar-benar menjadi pengikut Tuhan. Dan satu hal saya yakini jika kita berdoa dan doa yang kita naikkan itu akhirnya kita pakai untuk memuliakan Tuhan maka Tuhan pasti akan menjawab doa kita.

Yak 5:16b Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya.

Doa yang benar memang sangat besar kuasanya. Doa sanggup melepaskan kita dari segala belenggu/ikatan. Rasul paulus dan silas pun pernah mengalami ini. Mereka dilepaskan dari belenggu rantai ketika mereka menaikkan doa dan pujian.

Kis 16:25-26. Tetapi kira-kira tengah malam Paulus dan Silas berdoa dan menyanyikan puji-pujian kepada Allah dan orang-orang hukuman lain mendengarkan mereka. Akan tetapi terjadilah gempa bumi yang hebat, sehingga sendi-sendi penjara itu goyah; dan seketika itu juga terbukalah semua pintu dan terlepaslah belenggu mereka semua.

Doa dan puji-pujian sanggup melepaskan kita dari ikatan iblis. Oleh sebab itu jika anda mau dilepaskan dari ikatan yang membelenggu anda saat ini, serahkan hidup anda kepada Tuhan, mari berdoa dengan benar dan naikkan puji-pujian bagi Allah. Doa yang benar akan mengguncangkan kekuatan iblis yang mengikat anda sehingga ikatan anda lepas dan anda terbebas.

Demikianlah kesaksian saya, semoga berguna bagi anda yang ingin menghentikan kebiasaan merokok. Biarlah melalui kesaksian ini nama Tuhan yang dimuliakan. Tuhan memberkati kita.


posted by Oky Kristafian

Friday, August 6, 2010

Berani Hidup di dalam Tuhan Yesus

Filipi 1:21
“Karena bagiku hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan”


Bacaan Alkitab Setahun: Mazmur 31; 1 Tesalonika 3; Yesaya 13-14
Dalam beberapa tahun belakangan ini, kita diperlihatkan dengan sebuah realitas tentang bagaimana seseorang atau sekelompok orang dari agama tertentu rela mengorbankan nyawanya demi sebuah tujuan yang menurut mereka adalah benar. Bagi orang-orang yang sepaham dengan mereka ini, kematian seperti itu adalah kematian layaknya seorang pahlawan yang membela tanah air di medan peperangan. Ia atau mereka dianggap manusia atau manusia-manusia yang pantas dihormati karena sudah berani mati untuk sebuah keyakinan.
Namun, ada yang jauh lebih sulit dan lebih heroik daripada sekedar berani mati, yakni berani hidup. Tegar menghadapi hidup yang penuh penderitaan dengan tabah.

Bila kita membaca Alkitab perjanjian baru, kita akan menemukan seorang tokoh yang memiliki keberanian tidak hanya untuk mati, tetapi juga berani hidup. Siapakah ia? ia adalah Rasul Paulus. Dalam suratnya kepada jemaat di Filipi, mantan pembantai pengikut Kristus itu menuliskan bahwa hidupnya sekarang ini ialah Kristus. Jadi, apapun yang Dia kerjakan di muka bumi semua tujuannya untuk memuliakan Tuhan segala tuhan dan Raja di atas segala raja.
Secara keinginan, ia pasti ingin meninggalkan dunia ini (mati) dan bertemu dengan Tuhan Yesus muka dengan muka. Namun, ia sadar bahwa hidupnya adalah untuk menjadi berkat bagi sesamanya. Oleh karena alasan itulah, ia tetap terus bergairah berada di bumi.
Menjadi orang yang berani mati saja tidak cukup. Kita juga harus berani hidup. Berani menjalani hari demi hari dengan penuh semangat, walaupun banyak kesulitan menghadang. Untuk itu, kita perlu memiliki visi hidup seperti Paulus. Ia hidup bagi Tuhan dan sesama, serta tidak sibuk untuk diri sendiri saja. Akibat melakukan hal ini, hidup senang, mati pun tenang.
Berikanlah hidup Anda bagi sesama maka tiap hari akan lebih bermakna.



Sumber: Renungan Harian Tahunan; Penerbit Gloria

posted by oky kristafian



Thursday, June 24, 2010

cara memematikan komputer dengan cepat

Memang bagi sebagian orang belum begitu tau bagaimana cara mematikan atau shut down dengan cara cepat. Padahal dengan cara ini bisa menghemat waktu. bAGi mereka yang sudah tau saya rasa anda tidak perlu untuk melanjutkan membaca attikel saya ini. saya ijinkan anda untuk menutup situs blog saya ini, untuk BER ALIH kesitus lainnya.
bagaimana pun saya tetap berterima kasih atas kunjungan anda.
dan bagi anda yang masih berminat untuk membaca artikel saya ini, saya akan berikan triknya.
berikut selengkap nya: :

1. Keluarkan semuaTab yang ada di komputer.
2. Langsung anda klik Window - U U
3. pasti akan Mati . . . . . ..



Kami Sangat Membutuhkan Kritik dan Saran Yang Mendukung Untuk Lebih Baik

posted by OKY KRISTAFIAN
tanggal 13 Juni 2010

Untuk Bantuan dan keluan Hubungi Saya Haya di okykristafian@yahoo.com

SEMOGA BERMANFAAT!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
Pasang Kode Iklan sobat yg berukuran 120 x 600 disini!